Flash News
   
Ukuran Huruf
Bookmark and Share

Konferensi Internasional Sanitasi di Surabaya, 23-25 Maret 2010

Sebuah perhelatan sanitasi tingkat internasional akan berlangsung di Surabaya, 23-25 Maret 2010. Konferensi Internasional Sanitasi 2010 digelar oleh International Water Association (IWA) bekerja sama dengan BORDA.

IWA sendiri adalah sebuah organisasi profesi internasional di bidang pengelolaan air dan sanitasi. Koferensi internasional itu bertajuk “Decentralized Waste Water Treatments Solution in Developing Countries“.

Konferensi tersebut akan membahas beberapa topik, antara lain:

1. Technical decentralized sanitation options;

  • Treatment, sludge disposal, reuse, city-wide approaches

2. Community-based sanitation aspects;

  • Community selection, health & hygiene education, gender, community action planning, community management, operation & maintenance services, multi-stakeholder approaches

3. Management options;

  • Financing models, regulatory frameworks, marketing, contractual arrangements, controls, efficiency indicators, capacity development for mainstreaming,

4. Upscale and integration of decentralized systems;

Di sela-sela konferensi, sebuah pameran tentang air minum dan sanitasi pun akan digelar. Beberapa lembaga dan perusahaan yang bergerak di bidang pengelolaan air limbah akan ikut serta memeriahkan pameran itu. Ada juga unjuk teknologi tepat guna di bidang sanitasi dan air limbah. Termasuk di dalamnya keberhasilan program sanitasi di berbagai tempat.

Paul Reiter, Direktur Eksekutif IWA, menyebut konferensi tersebut adalah pertemuan penting untuk IWA guna pembangunan sektor sanitasi yang lebih luas. Menurutnya, konferensi ini penting di tengah kebutuhan masyarakat akan pengelolaan air limbah yang baik.

Andreas Ulrich, Direktur Bremen Overseas Research and Development Association (BORDA), mengatakan, Indonesia merupakan salah satu negara yang berhasil mengolaborasikan berbagai pihak berkepentingan dari multisektor dalam sebuah program yang dikenal sebagai ‘Sanimas’. Ini menunjukkan bahwa desentralisasi pengolahan air limbah dan sanitasi bisa berhasil sebagai pilihan inovatif ketiga selain pengelolaan "terpusat" dan layanan "on-site".  

Sebagai tuan rumah, BORDA mengajak berbagai pihak bertukar pengalaman tentang keberhasilan program pengelolaan air limbah dan sanitasi ini. Ia berharap melalui konferensi ini, desentralisasi menjadi arus utama pengelolaan air limbah dan sanitasi. Untuk keterangan lebih lanjut bisa hubungi http://www.dewats-surabaya.com.